Pemberantasan Korupsi Fokus Pada Pencegahan

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) intensif mematangkan penyusunan draft mekanisme penyelesaian sanggah. Draft penyelesaian sanggah ini merupakan bahan revisi Keppres 80/2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Menurut Kepala LKPP Roestam sjarief, isi draft penyelesaian sanggah ini lebih detail memuat seluruh proses dan mekanisme pengadaan barang/jasa yang sebelumnya tidak diatur secara rinci. Sebab itu, pembahasannya melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha dan LSM.

“Semua stakeholders akan dilibatkan dalam penyusunan draft mekanisme penyelesaian sanggah ini,” terang Roestam di kantornya, kemarin (29/4).

PAda initinya, tegas Roestam, lembaga yang dipimpinnya berkomitmen memberantas korupsi. Salah satunya adalah melakukan perbaikan regulasi melalui revisi Keppres 80/2003 itu. Dia menambahkan, sistem pengadaan barang dan jasa bagi pemerintah selama ini mengalami inefisiensi atau kebocoran sehingga perlu segera dilakukan perbaikan sistem.

“Apalagi, 80 persen dari kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan koruspi (KPK) yang terindikasi korupsi, merupakan kasus pengadaan barang dan jasa pemerintah,” katanya.

Oleh karena itu, LKPP akan terus mengawal pengadaan barang dan jasa pemerintah agar tidak lagi terjadi inefisiensi dalam pelaksanaannya. Roestam meyakinkan, jika LKPP bisa mengawal proses pengadaan barang dan jasa dan bisa mengefisiensikan sekitar 20 persen saja, maka akan menghemat uang rakyat selitar Rp 70 triliun.

Contoh, saat pengadaan logistik KPU, LKPP mampu melakukan penghematan secara siginifikan. “Dari Rp 2,2 triliun yang dianggarkan KPU, kami bisa mengawal hingga terjadi penghematan Rp 1,6 triliun,” jelas Roestam.

Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP, Ruslan menambahkan, untuk mematangkan draft mekanisme penyelesaian sanggah, hari ini LKPP menggelar workshop “Mekanisme Pelayanan Sanggah dan Pengaduan .” Workshop digelar di Auditorium Binakarna, Bidakara, Jakarta, yang diikuti wakil pemerintah atau departemen, dunia usaha dan LSM. Workshop ini merupakan agenda terakhir dari road-show workshop sebelumnya yang telah digelar di Medan dan Makassar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s