E-Procurement Disambut Positif

Denpasar (Bisnis Bali),

Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (Ardin) Bali, menyambut baik pengadaan barang maupun jasa lewat internet (e-procurement) yang dilakukan pemerintah.

Namun, yang terpenting dari pengadaan barang maupun jasa lewat internet ini adalah pemahaman dari masyarakat maupun pengusaha lokal dalam menyikapi e-procurement. Disamping itu, belum semua pengusaha lokal yang menguasai teknologi informasi.

Demikian diungkapkan Ketua Badan Sertifikasi Ardin Propinsi (BSAP) Bali, Ir. Yogi Yasa Wedha, M.M, pada pengenalan e-procurement yang dilakukan Pemkot Denpasar, Selasa (24/11).

Yogi yang didampingi Ketua Ardin Bali, Made Ardana mengatakan, pengadaan atau sistem lelang via e-procurement mesti segera disikapi pengusaha daerah (lokal). Jika tidak, tentu oengusaha lokal akan ditinggal dan ‘kue’ yang ada didaerah dipastikan diambil pengusaha luar. Mengingat pengadaan via e-procurement, terbuka untuk pengusaha luar. E-procurement bisa lebih efisien, transparan dan efektivitas kinerja anggota juga jauh lebih mudah,” katanya.

Ardana mengatakan perkembangan teknologi saat ini tidak bida dikesampingkan. Perkembangan teknologi yang ada saat ini menuntut untuk mampu menguasai. Bila tidak disikapi secara serius, maka para pengusaha yang tergabung dalam Ardin jelas akan tertinggal. “Sekarang kita dihadapkan dengan persoalan di bidang SDM yaitu hampir 90% anggota Ardin belum menguasai IT. Untuk itu, kami akan melakukan berbagai langkah dalam mengejar ketertinggalan ini. Salah satunya dengan pelatihan secara bertahap,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s